‘Tendangan Bebas yang gagal‘ menjadi keuntungan Thailand


21-Dec-2014

Sebuah eksekusi tendangan bebas yang buruk dari Charyl Chappuis akhirnya malah menjadi keuntungan bagi Thailand di final AFF Suzuki Cup setelah gelandang kelahiran Swiss tersebut berada dalam posisi yang tepat untuk mencetak gol menentukan dalam kemenangan agregat 4-3 atas Malaysia di Stadion Nasional Bukit Jalil, Sabtu.

Chappuis mengambil banyak eksekusi bola mati untuk timnya, namun pemain berusia 22 tahun ini memutuskan untuk tak mengambil tanggung jawab eksekusi tendangan bebas lagi setelah tendangannya tak mengarah dengan baik pada saat laga berjalan satu jam, hanya beberapa saat setelah Malaysia mencatat keunggulan agregat 3-2.

Jadi, ketika tim Thailand mendapatkan hadiah tendangan bebas lainnya saat laga tersisa delapan menit, Chappuis tidak lagi menjadi salah satu dari empat pemain yang bersiap melakukan tendangan bebas.

Sebaliknya, ia berada dalam posisi yang lebih maju dan jadi pemain pertama yang langsung menerkam bola lepas, ketika kiper Farizal Marlias hanya bisa menepis bola tendangan bebas Sarach Yooyen, untuk mencetak gol keempatnya di kompetisi ini.

“Biasanya, saya akan mengeksekusi tendangan bebas, namun 20 menit sebelum gol kami, saya melepaskan tembakan bebas yang jauh dari sasaran,” kata Chappuis.

“Saya tidak tahu apa itu, mungkin naluri untuk mencetak gol. Karena biasanya saya tidak pernah berdiri di sana namun kali ini saya berada di posisi dan waktu yang tepat.”

Kendati Chappuis pernah memenangkan gelar juara FIFA U-17 World Cup bersama Swiss pada 2009, ia merasa gelar AFF Suzuki Cup bersama Thailand sebagai tonggak penting dalam karirnya.

“Ini adalah salah satu kemenangan terbesar dalam karir saya,” ujarnya. “Ini berbeda dari FIFA U-17 ketika saya menjadi pemain bertahan karena ketika saya bermain di setiap pertandingan itu, Saya tidak terlalu banyak diperhatikan seperti saya saat ini.

“Sekarang saya mencetak gol demi gol dan saya berada di timnas senior dan semua orang mengenal saya sehingga ini mungkin sesuatu yang lebih besar.”

Rekan setimya, Chanathip Songkrasin terpilih sebagai pemain terbaik turnamen ini setelah penampilan gemilangnya, termasuk mencetak gol penentu gelar juara Thailand di final.

“Rasanya luar biasa terpilih sebagai pemain terbaik dan terimakasih kepada semua rekan saya dalam tim ini dan kepada supporter kami yang membantu saya memenangkan penghargaan ini,” kata Chanathip yang dijuliki “Messi J” oleh fans Thailand.

“Tapi yang lebih penting bagi saya adalah kami memenangkan turnamen karena sepakbola adalah tentang 11 pemain dan anda tidak bermain sendirian.

“Malaysia bermain bagus dan laga yang keras hari ini, tapi kami tampil baik melawan mereka dan kami memenangkan pertandingan.”




#AFFSuzukiCup

Baru permulaan bagi anak asuh Kiatisuk
23-Dec-2014
Tak ada keraguan ketika darah muda unggul atas pengalaman dalam final AFF Suzuki Cup tahun ini.
Tim Thailand menerima sambutan bak pahlawan di Bangkok
22-Dec-2014
Puluhan ribu orang memadati jalanan di Bangkok, Minggu, saat Thailand membawa kembali tropi juara ke ibukota negara itu setelah memenangkan gelar AFF Suzuki Cup untuk menyamai rekor juara empat kali.
Shukor membuka jalan bagi generasi lebih muda
21-Dec-2014
Kendati hampir membawa timnya meraih gelar dan mengangkat tropi juara AFF Suzuki Cup, kapten Malaysia Shukor Adan menegaskan bahwa ia tidak akan kembali ke arena internasional setelah berakhirnya turnamen ini.
‘Tendangan Bebas yang gagal‘ menjadi keuntungan Thailand
21-Dec-2014
Sebuah eksekusi tendangan bebas yang buruk dari Charyl Chappuis akhirnya malah menjadi keuntungan bagi Thailand di final AFF Suzuki Cup setelah gelandang kelahiran Swiss tersebut berada dalam posisi yang tepat untuk...

AFF Suzuki Cup Top 10 Goals
20-Dec-2016
AFF Suzuki Cup Veterans
20-Dec-2016
AFF Suzuki Cup Youngsters
20-Dec-2016
Match highlights: Thailand 2-0 Indonesia
17-Dec-2016


Suzuki logo AEON Logo Ajinomoto logo Epson logo GT Radial logo Konica Minolta logo Toshiba logo Nikon logo Mitre logo Kumon logo Hyundai Heavy Industries logo Family Mart logo