Malaysia 3 Thailand 2 (Thailand menang agregat 4-3)


20-Dec-2014

Thailand mengakhiri paceklik gelar AFF Suzuki Cup selama 12 tahun setelah gol telat dari CharylChappuis dan ChanathipSongkrasin memberikan mereka kemenangan dramatis 4-3 secara agregat atas Malaysia dalam laga kedua final di Stadion Nasional Bukit Jalil, Sabtu.

Tertinggal 2-0 dari leg pertama di Bangkok, Malaysia coba membalas di kandang sendiri dan mampu unggul ketika Safiq Rahim mencetak gol keduanya dalam laga ini lewat tendangan bebas pada menit ke-58 untuk membuat skor 3-0 setelah sebelumnya ia sukses mengeksekusi penalty pada menit ketujuh dan ditambah gol sundulan Indra Putra Mahayuddin jelang turun minum.

Namun Chappuis menjaringkan gol tandang yang berharga untuk Gajah Perang setelah FarizalMarlias gagal menangkap bola tendangan bebas KroekritThawikan pada menit ke-82 dan Chanathip memastikankemenangan Thailand dengan tendangan terarah melalui serangan balik tiga menit jelang laga usai.

Setelah menjadi kapten saat terakhir kali Thailand mengangkat tropi juara ASEAN pada 2002, pelatih Kiatisuk Senamuang senang menjadi sosok yang bertanggungjawab dalam tim yang memenangkan gelar untuk menyamai rekor empat kali juara.

“Saya tidak bisa mempercayai yang terjadi hari ini. Tadi adalah laga yang sangat menarik, sempurna dan indah,” kata pelatih berusia 41 tahun yang lebih popular dengan sebutan Zico.

“Saya tahu akan sulit melawan 90,000 fans namun saya katakan kepada para pemain untuk pulang saja jika mereka hanya ingin bermain untuk hasil imbang 0-0.

“Malaysia mencetak tiga gol dan membuat pertandingan menjadi sulit tapi saya bangga dengan tim saya.”

Didukung gemuruh lebih dari 90,000 penonton di stadion, tim tuan rumah memulai pertandingan dengan cepat dan mereka mendapat langkah awal yang bagus ketika mendapat hadiah penalty pada menit ketujuh setelah NorshahrulIdlanTalaha ditebas di kotak penalty oleh SuttinunPhukhom.

Safiq telah sukses mengkonversi tiga kesempatan penalty sebelumnya di turnamen ini dan sang gelandang itu menjaga rekornya tetap sempurna, dengan mengecoh kiper Kawin KawinThammasatchanan yang melompat ke arah yang salah, untuk memotong defisit menjadi satu gol.

Malaysia beruntung tidak kemasukan gol tandang beberapa menit kemudian ketika sapuan dari kiper FarizalMarlias mengarah kepada AdisakKraisorn namun bola memantul melebar dari gawang yang sudah menganga.

Penampilan agresif Malaysia terlihat dengan kartu kuning yang diberikan kepada AfifAmri dan Indra Putra di babak pertama namun cara itu sukses merepotkan Thailand yang kesulitan untuk memainkan gaya umpan-umpan cepat dan akurat mereka dalam laga ini.

Mereka punya pembukaan yang hebat di menit ke-33 saat NarubadinWeerawatnodom melepas umpan silang rendah kepada KroekritThawikan yang tak terkawal namun tendangannya dari sudut sempit hanya melebar.

Tapi Malaysia menyamakan agregat skor beberapa saat jelang babak pertama usai ketika Norshahrul melepas umpan silang dari sisi kanan yang salah dibaca dengan baik oleh Kawin yang keluar dari sarangnya namun gagal mengantisipasi sundulan Indra ke tiang dekat yang sudah tak terjaga.

Thailand membuat awal yang kuat di babak kedua dan merek hampir unggul kembali ketika Kroekrit lepas dari kawalan Namun tendangannya dibelokkan oleh S Kunanlan sementara SarachYooyen juga memiliki peluang dari tepi kotak penalty namun tendangannya melebar jauh.

Tetapi pelanggaran terhadap Norshahrul, 20 meter dari gawang di menit ke-58 harus dibayar mahal oleh tim tamu. Safiq mengambil tendangan bebas dengan kaki kanannya dan bola melewati pagar hidup dengan elegan ke pojok gawang untuk mencetak gol keenamnya sepanjang turnamen, sekaligus memimpin top skor serta tentu saja memberikan keunggulan bagi Malaysia untuk pertama kalinya di laga final.

Thailand hampir mengemas gol tandang yang krusial di babak kedua saat tendangan Adisak dari tepi kotak penalti dibelokkan oleh ZubirAzmi.

Saat laga memasuki delapan menit terakhir, Sarach dijatuhkan oleh Norhahrul, 20 meter dari gawang Malaysia. Tendangan bebas Kroekrit mampu ditepis oleh Farizal namun bola rebound itu diteruskan oleh Chappuis yang mengarahkan bola ke gawang untuk memberikan keunggulan Thailand dalam hal away gol.

Malaysia kembali menekan untuk mengembalikan keunggulan dan mereka hampir mewujudkannya ketika tendangan Gary Robbat dibelokkan oleh aksi heroik Suttinun sehingga bola melebar.

Namun, dengan terus berjalannya waktu, Thailand menghancurkan tuan rumah lewat serangan balik yang memuncak lewat aksi Adisak yang mengarahkan bola kepada Chanathip yang meneruskannya dengan tendangan dari jarak 20 meter yang tidak bisa dibendung Farizal.

“Selamat kepada para pemain saya, mereka tampil baik dan kami hampir mendapatkan piala,” ujar pelatih Malaysia Dollah Salleh.

“Tapi 70 menit, seperti biasa menjadi peluang kami yang bisa dihitung. Kebugaran kami tidak terlalu bagus dan kami menjadi runtuh. Kami melakukan kesalahan namun inilah sepakbola.”




#AFFSuzukiCup

Baru permulaan bagi anak asuh Kiatisuk
23-Dec-2014
Tak ada keraguan ketika darah muda unggul atas pengalaman dalam final AFF Suzuki Cup tahun ini.
Tim Thailand menerima sambutan bak pahlawan di Bangkok
22-Dec-2014
Puluhan ribu orang memadati jalanan di Bangkok, Minggu, saat Thailand membawa kembali tropi juara ke ibukota negara itu setelah memenangkan gelar AFF Suzuki Cup untuk menyamai rekor juara empat kali.
Shukor membuka jalan bagi generasi lebih muda
21-Dec-2014
Kendati hampir membawa timnya meraih gelar dan mengangkat tropi juara AFF Suzuki Cup, kapten Malaysia Shukor Adan menegaskan bahwa ia tidak akan kembali ke arena internasional setelah berakhirnya turnamen ini.
‘Tendangan Bebas yang gagal‘ menjadi keuntungan Thailand
21-Dec-2014
Sebuah eksekusi tendangan bebas yang buruk dari Charyl Chappuis akhirnya malah menjadi keuntungan bagi Thailand di final AFF Suzuki Cup setelah gelandang kelahiran Swiss tersebut berada dalam posisi yang tepat untuk...

AFF Suzuki Cup Top 10 Goals
20-Dec-2016
AFF Suzuki Cup Veterans
20-Dec-2016
AFF Suzuki Cup Youngsters
20-Dec-2016
Match highlights: Thailand 2-0 Indonesia
17-Dec-2016


Suzuki logo AEON Logo Ajinomoto logo Epson logo GT Radial logo Konica Minolta logo Toshiba logo Nikon logo Mitre logo Kumon logo Hyundai Heavy Industries logo Family Mart logo