Legenda Thailand "Zico" masih menenun sihirnya sebagai pelatih


14-Dec-2014

Menjadi idola saat masih bermain, Kiatusik “Zico” Senamuang saat ini menerima sanjungan serupa sebagai pelatih karena karakter menyerang Thailand yang telah membuat penggemarnya di negara gila sepakbola ini bersemangat dalam perjalanan final AFF Suzuki Cup.

Sang maestro hadir di sisi lapangan, ruang ganti, dan lapangan latihan, Kiatisuk telah membentuk skuad pemain berusia muda menjadi tim favorit juara.

Kiatisuk, pemain paling sukses di generasinya dengan lebih dari 100 caps dan 65 gol bersama timnas, menjadi bagian tim yang tiga kali jadi juara kejuaraan sepakbola ASEAN (pada 1996 ketika mencetak gol tunggal di final lawan Malaysia, 2000 dan 2002) dan kali ini membesut Thailand untuk menyamai rekor empat kali merengkuh mahkota juara AFF Suzuki Cup.

Ia adalah kapten timnas ketika Thailand terakhir kali mengangkat tropi pada 2002 berkat kemenangan 4-2 lewat adu penalti atas Indonesia dan sangat berambisi tim asuhannya yang bermaterikan pemain muda usia, mampu memecahkan 12 tahun paceklik gelar dengan kemenangan atas juara 2010 Malaysia pada dua laga final selama dua pekan mendatang.

Kiatisuk telah lama disebut sebagai pelatih masa depan timnas dan mulai menanjak setelah memimpin timnas U-23 mendapatkan medali emas SEA Games tahun lalu dan mencapai semifinal Asian Games di Korea , September lalu.

Dengan catatan manis yang terjadi di Incheon, ketika Thailand mengalahkan Cina dan Yordania untuk mencapai semifinal melawan tuan rumah Korea Selatan, memperlihatkan fans Thailand benar-benar berada di belakang pelatih dan pemain.

Kendati pada awalnya enggan untuk mengambil posisi sebagai pelatih untuk AFF Suzuki Cup, Kiatisuk akhirnya mengalah dengan memberikan syarat ia bisa memiliki kontrol penuh dalam menentukan pemain yang akan dibawa ke dalam skuad timnas senior.

Ia sempat membuat mata orang terpana dengan tak memanggil gelandang legendaries Datsakorn Thonglao dan menolak godaan untuk meminta klub La Liga Spanyol UD Almeria untuk melepas striker Teerasil Dangda, top skor AFF Suzuki Cup 2012, untuk turnamen kali ini.

Namun, ia mendapatkan dukungan dari sebagian besar fans Thailand dan para pemain muda pilihannya telah membayar kepercayaan yang diberikan dengan bermain sepenuh hati dalam perjalanan mereka ke final.

Delapan pemain dalam starting line-up untuk semifinal melawan Filipina di Bangkok merupakan anggota skuad Asian Games termasuk kiper dan kapten Kawin Thammasatchanan, Krokriet Thawikan, yang mencetak dua gol, gelandang maestro Chanathip "Messi J" Songkrasin, playmaker berdarah Thailand-Swiss Charyl Chappuis, anggota skuad Swiss yang menjadi juara juara Piala Dunia U-17, Sarach Yooyen, Perapat Notechaiya, Narubadin Weerawatnodom dan Tanaboon Keesart.

Kawin dan Krokriet berada di skuad Asian Games sebagai pemain berusia di atas 23 tahun, meskipun hanya lebih satu tahun dan bintang Asian Games lainnya, striker Adisak Kraisorn, melewatkan leg kedua semifinal karena hukuman kartu merah.

Kiatisuk sangat cermat melakukan perencanaan di AFF Suzuki Cup dan dengan bayangan hadiah gelar hadiah berkilauan, ia terus menjaga intensitas latihan.

"Kami ingin memenangkan kembali gelar untuk mengakhiri paceklik 12 tahun. Kami hanya berada pada jarak dua pertandingan dari kembali merebut gelar, sehingga kita akan berlatih keras untuk final," kata Kiatisuk kepada Bangkok Post, yang menambahkan bahwa pemain hanya bisa meninggalkan pemusatan latihandi Bangkok untuk "hal yang benar-benar penting".




#AFFSuzukiCup

Baru permulaan bagi anak asuh Kiatisuk
23-Dec-2014
Tak ada keraguan ketika darah muda unggul atas pengalaman dalam final AFF Suzuki Cup tahun ini.
Tim Thailand menerima sambutan bak pahlawan di Bangkok
22-Dec-2014
Puluhan ribu orang memadati jalanan di Bangkok, Minggu, saat Thailand membawa kembali tropi juara ke ibukota negara itu setelah memenangkan gelar AFF Suzuki Cup untuk menyamai rekor juara empat kali.
Shukor membuka jalan bagi generasi lebih muda
21-Dec-2014
Kendati hampir membawa timnya meraih gelar dan mengangkat tropi juara AFF Suzuki Cup, kapten Malaysia Shukor Adan menegaskan bahwa ia tidak akan kembali ke arena internasional setelah berakhirnya turnamen ini.
‘Tendangan Bebas yang gagal‘ menjadi keuntungan Thailand
21-Dec-2014
Sebuah eksekusi tendangan bebas yang buruk dari Charyl Chappuis akhirnya malah menjadi keuntungan bagi Thailand di final AFF Suzuki Cup setelah gelandang kelahiran Swiss tersebut berada dalam posisi yang tepat untuk...

AFF Suzuki Cup Top 10 Goals
20-Dec-2016
AFF Suzuki Cup Veterans
20-Dec-2016
AFF Suzuki Cup Youngsters
20-Dec-2016
Match highlights: Thailand 2-0 Indonesia
17-Dec-2016


Suzuki logo AEON Logo Ajinomoto logo Epson logo GT Radial logo Konica Minolta logo Toshiba logo Nikon logo Mitre logo Kumon logo Hyundai Heavy Industries logo Family Mart logo