Keberanian Malaysia memanfaatkan kesalahan pertahanan lawan


12-Dec-2014

Pelatih Malaysia Dollah Salleh mengakui bahwa ia tidak yakin bagaimana timnya bisa menemukan sentuhan di depan gawang melawan Vietnam, Kamis malam lalu.

Skuad asuhannya menang 4-2 di leg kedua semifinal AFF Suzuki Cup di Hanoi untuk melengkapi keunggulan agregat 5-4. Mereka bertemu Thailand dalam dua laga final pekan depan dan akan mencoba untuk menjuarai AFF Suzuki Cup untuk kedua kalinya setelah kemenangan mereka pada 2010.

Namun, sebagai mantan striker, Dollah menunjuk kelemahan di pertahanan Vietnam sebagai penyebab Malaysia melakukan kebangkitan luar biasa di Stadion My Dinh.

“Itu adalah pertanyan sulit,” katanya. “Saya terkejut kami mengalahkan pertahanan Vietnam dengan umpan silang. Saya pikir dua atau tiga gol bermula dari umpan crossing.”

Dollah merujuk ketika Malaysia unggul 3-1 saat laga baru berjalan setengah jam saat Indra Putra Mahayuddin melakukan aksi di sisi kiri dan melepas umpan silang yang mengenai bek Vietnam Dinh Tien Thanh yang mundur dan bola malah mengarah ke gawang.

Pertahanan Vietnam juga gagal menyapu bola dengan bersih pada gol selanjutnya ketika laga babak pertama tinggal tersisa dua menit, di mana Shukor Adnan menanduk bola dari jarak dekat memanfaatkan umpan sundulan Fadhli Shas yang meneruskan umpan sepak pojok.

Malaysia sangat cemerlang membalikkan defisit 2-1 dari laga perama di Stadion Shah Alam Kuala Lumpur.

Tim asuhan Dollah juga mengalahkan Singapura di kandang lawan pada penyisihan grup dan ia menyadari bahwa setelah mereka bemain melawan Thailand di Stadion Rajamangala Bangkok, 17 Desember, mereka membutuhkan kinerja yang lebih baik di hadapan 80,000 pendukungnya di Stadion Shah Alam, 20 Desember.

Ketika ditanyakan apakah timnya bermain lebih baik saat tandang dibandingkan di kandang sendiri, ia berkata : “Mungkin begitu. Kami meraih hasil baik saat away. Kami bermain di Bangkok pertama kali lalu ke Shah Alam. Mudah-mudahan kami bisa melakukan sesuatu di kandang sendiri.”

Pelatih Vietnam Toshiya Miura tidak terlalu menyalahkan para pemain bertahannya.

"Semuanya melakukan kesalahan, bukan hanya pemain bertahan , setiap orang, setiap pemain," katanya.

Setelah bermain menarik, memainkan sepakbola menyerang di turnamen, timnya bersama dengan Thailand adalah favorit dan diperkirakan mampu melaju dengan menyingkirkan Malaysia.

"Saya bisa mengatakan ini adalah salah satu permainan terburuk. Saya tidak ingat (yang lebih buruk). Aku tidak bisa melupakannya, "kata Miura.

"Untuk para pendukung, saya sangat menghargai atmosfer yang sangat baik yang mereka buat di setiap pertandingan kandang. Mereka berharap banyak dari permainan ini. Tiket terjual habis tapi itu pertandingan yang mengerikan dan saya harus bertanggung jawab untuk itu. Saya sangat menyesal tentang hal itu dan kami akan mencoba dan terus mengembangkan diri untuk masa berikutnya. "




#AFFSuzukiCup

Baru permulaan bagi anak asuh Kiatisuk
23-Dec-2014
Tak ada keraguan ketika darah muda unggul atas pengalaman dalam final AFF Suzuki Cup tahun ini.
Tim Thailand menerima sambutan bak pahlawan di Bangkok
22-Dec-2014
Puluhan ribu orang memadati jalanan di Bangkok, Minggu, saat Thailand membawa kembali tropi juara ke ibukota negara itu setelah memenangkan gelar AFF Suzuki Cup untuk menyamai rekor juara empat kali.
Shukor membuka jalan bagi generasi lebih muda
21-Dec-2014
Kendati hampir membawa timnya meraih gelar dan mengangkat tropi juara AFF Suzuki Cup, kapten Malaysia Shukor Adan menegaskan bahwa ia tidak akan kembali ke arena internasional setelah berakhirnya turnamen ini.
‘Tendangan Bebas yang gagal‘ menjadi keuntungan Thailand
21-Dec-2014
Sebuah eksekusi tendangan bebas yang buruk dari Charyl Chappuis akhirnya malah menjadi keuntungan bagi Thailand di final AFF Suzuki Cup setelah gelandang kelahiran Swiss tersebut berada dalam posisi yang tepat untuk...

AFF Suzuki Cup Top 10 Goals
20-Dec-2016
AFF Suzuki Cup Veterans
20-Dec-2016
AFF Suzuki Cup Youngsters
20-Dec-2016
Match highlights: Thailand 2-0 Indonesia
17-Dec-2016


Suzuki logo AEON Logo Ajinomoto logo Epson logo GT Radial logo Konica Minolta logo Toshiba logo Nikon logo Mitre logo Kumon logo Hyundai Heavy Industries logo Family Mart logo